“Di antara yang terucap, selalu ada yang terpendam. Dan di antara kebisuan, lahir untaian kata yang paling jujur.”
Ada kasih yang tak pernah selesai diucapkan. Ada rindu yang diam-diam tumbuh di sela percakapan yang sibuk. Kita sering lupa, bahwa hati juga butuh ruang untuk berkata “terima kasih”, “maaf”, atau sekadar “aku mencintaimu” kata-kata sederhana yang kadang terasa terlalu berat untuk diucap. Antologi puisi “Tiga Tiga Pengutara Kasih” lahir dari kerinduan. Dari hati-hati yang pernah bungkam, dari anak-anak yang kini telah dewasa, yang akhirnya berani menuturkan cinta melalui bahasa yang lembut dan jujur. Setiap puisinya adalah perjalanan pulang menuju kehangatan rumah, tempat kasih tak pernah benar-benar hilang. Di antara diksi yang lirih dan jujur, pembaca akan menemukan dirinya sebagai anak yang rindu, sebagai orang tua yang menanti, sebagai manusia yang ingin mencintai dan dicintai dengan cara yang paling sederhana.
Tiga Tiga Pengutara Kasih bukan sekadar kumpulan puisi, tetapi ruang untuk menenangkan hati, tempat di mana cinta yang tak terucap akhirnya menemukan suaranya.
- Judul: Tiga Tiga Pengutara Kasih
- Penulis: Nur Asyifa Ramadhani & Dwi Nurmalasari
- Editor: Atikah Nurul Asdah
- Penerbit: Pustaka Warani
- Jumlah Halaman: VII + 124 hlm
- ISBN: 978-634-04-5447-5
- Harga: Rp60.000,-

